Senin, 31 Agustus 2015

Bayi Yang Baru Lahir


Bila anda baru pertama kali mempunyai anak, mungkin anda menghabiskan banyak waktu mempelajari kehamilan dan kelahiran, juga khawatir bagaimana anda akan menjalani persalinan. Anda sudah bersiap menarik nafas lega ketika semuanya berlalu dan anda bisa menggendong anak anda, bayi yang sehat di tangan anda. Tetapi setelah itu anda akan menyadari bahwa kehamilan dan persalinan hanyalah langkah awal dan bukan berakhir di situ saja. Tahun yang baru anda mulai bersama bayi anda akan penuh dengan segala sesuatu “yang pertama”. Senyum pertama, gigi pertama, kata pertama, langkah pertama. Bila anda mengingat kembali tahun itu , anda akan kagum betapa anak anda telah tumbuh dan berubah, dan anda akan merasa bangga akan apa yang telah anda pelajari dan anda capai. Bayi anda membutuhkan banyak perhatian dan pemeliharaan ketika ia mengalami peralihan dari dunia di dalam kandungan ke dunia luar. Proses peralihan ini adalah konsekuensi besar bagi orangtua maupun bayi.

Perubahan Yang Dialami Bayi 

Jelas bahwa orangtua harus melakukan banyak penyesuaian dengan lahirnya anak mereka. Tetapi bayi yang baru lahir juga dipaksa menjalani peralihan dari lingkungan yang ideal di dalam rahim ke dunia di luar kandungan ibunya, dunia yang jelas lebih keras dan bervariasi. Terlepas dari apakah bayi anda lahir melalui persalinan alami atau pembedahan Caesar, ia telah mengalami suatu pengalaman fisik yang sangat berat dan melelahkan. Ia memerlukan waktu untuk menyesuaikan diri dengan dunia barunya. Dan sebenarnya, sebagai respons terhadap keletihan dari proses kelahiran, sebagian besar bayi yang baru lahir akan memasuki periode tidur selama 6 jam, yang di masa itu ia akan sulit dibangunkan. 

Berikut fakta fakta lain dari bayi yang baru dilahirkan : 

Seorang bayi yang baru lahir umumnya mempunyai berat sekitar 2,7 – 4 kg dengan panjang 45 – 55 cm. Tetapi ia akan kehilangan sampai 10 persen dari berat tubuhnya dalam hari hari setelah kelahiran, kemudian pada akhir minggu pertama, berat tubuhnya akan mulai naik kembali.


Selama sembilan bulan, bayi di dalam rahim ibunya menerima makanan secara pasif melalui tali pusat. Sampai kelahirannya, bayi belum pernah menelan untuk menghilangkan rasa laparnya. Malah ia sama sekali tidak mengenal lapar.



Sebelum lahir, seorang bayi tidak pernah harus bernafas, karena ia menerima semua kebutuhan oksigennya melalui darah ibunya. Pada saat lahir, meskipun jantungnya berdetak 120 kali dalam satu menit, tetapi peredaran darahnya masih lambat, pernafasannya masih dangkal dan tidak teratur. Bayi akan bersin, terengah – engah, cegukan, dan batuk. Anda mungkin menganggapnya sebagai gejala flu, tetapi sebenarnya ini semua adalah usaha bayi untuk mengeluarkan lendir dari dalam sistem pernapasannya. 


Karena sebelum lahir seorang bayi terlindungi secara sempurna di dalam tubuh ibunya, ia tidak pernah mengenal panas atau dingin. Selama ini kulitnya terendam dalam cairan ketuban (cairan amnion) sehingga tidak pernah mengalami hembusan angin. Tetapi, pada saat lahir, suhu tubuhnya menurun dengan cepat sebagai respons terhadap udara luar, karena itu anda harus mengusahakan agar ia tetap hangat dengan menyelimutinya. 


Ketika berada dalam kandungan, semua suara dari luar diredam oleh lapisan cairan, darah dan jaringan , sehingga ia tidak mendengar suara suara yang tajam dan keras. Seluruh jadwal tidur dan bangunnya diaturnya sendiri, karena ia tidak perlu membedakan siang dan malam. Dan gerakan yang paling tetap dan paling dikenalnya adalah ayunan lembut dari gerakan ibunya sehari hari. 

Karenanya, tidaklah mengherankan jika seorang bayi yang baru lahir memerlukan beberapa minggu untuk menyesuaikan diri. Ia baru saja lahir ke sebuah dunia dimana tiba tiba ia harus makan, buang air, bernafas, dan diharapkan untuk tidur dan bangun sesuai jadwal, serta dipegang dan digendong. Semua pengalaman yang harus dijalani oleh bayi untuk bertahan hidup dan semua hal yang harus dilakukan oleh orangtua untuk membantu bayinya membuat tahun pertama kehidupan bayi adalah sebuah petualangan yang sangat indah. Bayi benar benar tumbuh, dan cinta orangtuanya tidak akan berhenti bertumbuh.     










Rabu, 26 Agustus 2015

Pemeriksaan Medis Untuk Bayi Yang Baru Lahir

Bayi anda yang baru lahir akan menjalani berbagai prosedur pemeriksaan di rumah sakit. Beberapa di antaranya akan segera dilakukan setelah kelahiran, sementara beberapa lainnya baru dilakukan saat anda akan meninggalkan rumah rumah sakit, ketika bayi anda sudah lebih stabil. Semua prosedur ini adalah pemeriksaan rutin dan tidak perlu dikhawatirkan.

Perawatan Mata 


Ketika bayi anda melewati jalan lahir, matanya rentan terhadap infeksi yang mungkin ada pada ibunya. Beberapa infeksi ini dapat menyebabkan kebutaan, dan karena infeksi ini mudah dicegah, dokter atau perawat biasanya akan memberikan obat tetes mata atau salep mata pada saat bayi lahir di ruang persalinan.

Tes Apgar 


Segera sesudah kelahiran di rumah sakit, dokter atau perawat akan mengevaluasi bayi anda dengan menggunakan skala apgar (lihat atas), yang memberi petunjuk tentang kesehatan bayi anda. Petugas kesehatan akan mengamati denyut jantung bayi, usaha pernafasannya,kebugaran otot, respon refleks, warna kulit, dan akan memberi angka antara 0 sampai 2 untuk masing masing elemen. Penilaian akan dilakukan pada menit pertama dan sekali lagi pada menit ke lima setelah bayi lahir. Jangan terlalu khawatir akan penampilan bayi anda, nilai sempurna yaitu 10, jarang terjadi, nilai di atas 7 sudah cukup baik. Angka yang lebih rendah pun jarang perlu dikhawatirkan. 

Tes Penyaringan 


Melalui tes penyaringan, dokter atau perawat akan memeriksa ada tidaknya beberapa penyakit yang tidak menunjukkan gejala kasat mata, tetapi dapat menyebabkan kerusakan yang parah. Mereka akan mengambil beberapa tetes darah dari bayi anda untuk diperiksa : 

1. Fenilketonuria (PKU)


Terjadi pada 1 dari 12.000 bayi, PKU adalah penyakit yang diturunkan, dapat menyebabkan kelambatan perkembangan mental. Orangtua yang tidak terkena PKU dapat menurunkan PKU, PKU disebabkan oleh ketidakmampuan bayi untuk mencerna protein dengan normal. Perawatannya adalah dengan diet khusus makanan yang kurang mengandung fenilalanin, yaitu bagian protein yang tidak dapat dicerna oleh bayi dengan penyakit PKU.  

2. Galaktosemia 


Juga dibawa oleh orangtua yang tidak mengalaminya. Terjadi pada 1 dari 50.000 bayi. Keadaan ini terjadi ketika bayi tidak dapat menggunakan gula susu (laktosa) secara normal. Galaktosemia dapat menyebabkan kelambanan perkembangan mental, katarak mata mata, dan pembesaran hati. Perawatannya berupa diet yang tidak mengandung susu. 

3. Hipotiroid 


Kondisi ini muncul pada 1 dari 4.000 bayi dan mengakibatkan gangguan pertumbuhan fisik, lambatnya perkembangan mental, dan kelemahan umum (letargi). Penyakit ini disebabkan karena adanya cacat pada kelenjar tiroid dan menyebabkan hipotiroidisme, tetapi dapat diobati dengan pemberian hormon 

4. Hiperplasia Adrenal Bawaan 


Penyakit ini muncul pada 1 dari 15.000 bayi. Merupakan kelainan genetik yang menyebabkan ketidak seimbangan hormon. Juga dapat menyebabkan gangguan perkembangan seksual, gangguan hormon dan kematian jika tidak diobati dengan penggantian hormon. 

5. Hemoglobinopati


Penyakit ini menyebabkan perubahan dalam sel sel darah merah. Penyakit sel sabit adalah bentuk hemoglobinopati yang paling sering terjadi, dan dapat menyebabkan anemia ( rendahnya jumlah sel darah merah ) serta beberapa masalah serius lainnya. Di dalam populasi afro amerika, 1 dari 500 bayi mempunyai sel sabit. Bentuk lain dari hemoglobinopati juga dapat di deteksi. Pemantauan dan perawatan medis penting untuk pengobatan beberapa bentuk hemoglobinopati, sedangkan bentuk lainnya tidak mempunyai gejala.   










Selasa, 25 Agustus 2015

Kelainan Medis Yang Mungkin Muncul Pada Saat Bayi Dilahirkan


Bahkan setelah kelahiran yang normal, bayi anda bisa mempunyai satu atau beberapa kelainan medis, yang pada umumnya tidak perlu dirisaukan. Daftar berikut ini menjelaskan kelainan  yang mungkin ada pada saat kelahiran, dan sebagian besar di antaranya akan pulih atau menghilang dengan sendirinya seiring dengan berjalannya waktu.

Tanda Lahir 


Pada beberapa bayi  tanda lahir sudah tampak pada saat lahir, sementara yang lainnya baru nampak pada bulan pertama kehidupannya. Tanda lahir ini sangat umum dan tidak perlu dikhawatirkan. Pada saat anak anda memasuki usia sekolah, kebanyakan tanda lahir akan sudah menghilang atau memudar dengan sendirinya.

Bibir Lecet 


Anda mungkin melihat adanya lecet pada bibir bayi anda akibat menyusu. Jangan cemas, lecet ini normal dan tidak nyeri 

Air mata Dan Saluran Air Mata Yang Tersumbat 

  
Pada saat lahir, ada sebuah selaput yang menyelubungi jaringan pembuat air mata, sehingga air mata yang sesungguhnya belum akan muncul sampai berminggu minggu setelah kelahiran. Pada beberapa kasus, juga terdapat kondisi dimana saluran pengeluaran air mata tersumbat, kondisi ini menjurus ke pengeluaran air mata secara berlebihan bahkan dapat menjadi infeksi pada salah satu atau kedua mata. Biasanya saluran akan membuka dengan sendirinya. Kadang kadang diberikan resep obat tetes mata untuk membantu pengeluaran sisa sisa air mata yang masih mengumpul. Jika sumbatan saluran air mata ini tetap ada dan menimbulkan gejala infeksi, diperlukan pembedahan pada akhir tahun pertama.

Patah Tulang Selangka (Klavikula) 



Kelahiran alami melalui vagina ibu kadang kadang berakibat patahnya tulang selangka bayi. Dengan berjalannya waktu, patah tulang ini akan sembuh dengan sendirinya tanpa diperlukan tindakan khusus. 

Dislokasi Pinggul 


Cukup sering bayi lahir dengan mengalami dislokasi pinggul atau mengalami keadaan tersebut pada hari hari atau minggu minggu setelah kelahiran. Dokter harus mengenali kondisi ini sedini mungkin pada saat kunjungan rutin anda, dan jika perlu melakukan perawatan.

Hematoma 


Hematoma adalah pembengkakan cairan di bawah kulit kepala yang disebabkan oleh tekanan dari kepala bayi terhadap jalan keluar bayi di pinggul ibunya. Bayi anda mungkin mempunyai beberapa hematoma yang tampak seperti “telor bebek”, tapi jangan khawatir, hematoma ini akan menghilang dalam waktu sekitar seminggu. 

Milia 


Milia adalah kelenjar keringat yang tidak berkembang atau tersumbat, dan bisa tampak sebagai bintik bintik pada hidung, dagu, dan pipi. Dengan berjalannya waktu, milia akan menghilang dengan sendirinya. 

Ikterus Pada Bayi Yang Baru Lahir 


Ikterus adalah warna kuning pada kulit bayi. Ini adalah kondisi yang sering muncul dalam beberapa hari pertama setelah bayi lahir dan menghilang dalam waktu satu minggu. Proses ini normal dan biasanya tidak perlu dikhawatirkan. Warna kuning adalah akibat bilirubin, sebuah produk sampingan dari proses pemecahan sel sel darah merah. Kita semua mempunyai sel sel darah merah yang “sudah tua” yang akan diurai oleh hati, tetapi bayi yang baru lahir mempunyai lebih banyak sel sel darah merah yang sudah tua dan hati bayi yang belum sempurna perkembangannya akan agak lambat dalam memproses bilirubin. Kadang kadang kondisi ikterus pada bayi ini perlu dikhawatirkan. Jika demikian halnya, dokter anda akan memantau jumlah bilirubin dengan tes darah sesudah kelahiran. Jika kondisi ini bertahan lima sampai tujuh hari sesudah kelahiran, mungkin diperlukan evaluasi lebih lanjut. Jika kulit menguning ini banyak, bayi akan dirawat dengan meletakkannya di bawah “lampu bilirubin” atau sebuah alat khusus seperti selimut untuk menurunkan jumlah bilirubin. Sekitar 5 persen dari bayi yang disusui akan mengalami ikterus yang lebih lama, ini disebabkan oleh asam lemak yang ada di dalam air susu ibu. Seorang ibu harus  berhenti menyusui untuk sementara waktu jika kondisi ikterus terjadi terus pada bayinya, tetapi kasus ini jarang terjadi, jika ini terjadi maka ibu harus memompa payudaranya untuk mempertahankan produksi air susunya.   
  
Ruam 


Sebelum berusia beberapa hari, ruam akan muncul pada bayi. Bintik bintik atau jerawat seringkali muncul pada dada, punggung atau wajah, dan menghilang tanpa perawatan.

Jari Kaki Seperti Burung 


Kondisi ini sering terjadi pada bayi yang baru lahit karena posisi mereka di dalam rahim. Kondisi ini biasanya membaik dengan sendirinya sebelum akhir tahun pertama. Kebanyakan dokter tidak menganjurkan perawatan dalam tahun pertama kecuali jika disertai kelainan bentuk kaki lainnya. 

Lidah Terikat 


Lipatan kulit yang menghubungkan lidah dengan dasar mulut bisa terlalu panjang dan tebal daripada biasanya, sehingga menghambat pergerakan lidah ke arah depan. Kondisi ini tidak memerlukan perbaikan dan tidak akan menjurus ke gangguan makan atau bicara.

Lesi Pada Pergelangan Tangan 


Lesi ini adalah akibat mengisap saat masih janin. Lesi ini akan menghilang dengan sendirinya tanpa perawatan.

Karakteristik Bayi Baru Lahir



Dari foto foto bayi yang baru lahir, mungkin anda sudah tahu bahwa pada umumnya bayi yang baru lahir tidak tampak sebagai makhluk yang lucu dan menarik untuk dipeluk, lain halnya jika bayi sudah berumur 3 atau 4 bulan mereka tumbuh sangat lucu. Berikut ini adalah penjelasan dari kharakteristik yang khas seorang bayi yang baru lahir 

Kepala   


Kepala bayi yang baru lahir tampak tidak bulat dan mungkin berbentuk seperti buah melon yang lonjong akibat tekanan dari jalan lahir. Dibandingkan dengan ukuran tubuhnya, kepala ini cukup besar, sekitar seperempat dari panjang tubuh. Lehernya pendek dan berlipat lipat. Sebuah selaput keras menutupi dua titik lunak dari kepala, disebut fontanel, di mana tulang tulang tengkorak belum menyatu dan menutup dengan sempurna di bagian tersebut. Fontanel anterior adalah fontanel yang lebih besar dan terletak di puncak kepala dekat dahi, yang akan menutup setelah 18 sampai 24 bulan. Fontanel posterior, yang terletak di puncak kepala bagian belakang, menutup setelah 6 bulan. Tidaklah mungkin untuk menduga seberapa banyak rambut yang akan dipunyai atau yang akan bertahan di kepala bayi. Beberapa bayi tidak memiliki rambut atau mempunyai sedikit rambut pendek yang akan rontok dan digantikan setelah sekitar 6 minggu. Ada pula bayi yang mempunyai banyak rambut dan tidak pernah rontok.


Wajah    


Mata bayi yang baru lahir mungkin merah dan lebam akibat tekanan pada saat lahir dan akibat salep atau tetes mata yang diberikan. Bayi yang berkulit putih biasanya memiliki mata biru atau abu abu, sementara bayi yang berkulit gelap biasanya memiliki mata coklat. Warna mata yang menetap baru akan terjadi setelah enam bulan. Air mata sudah ada sejak bayi lahir, tetapi pada umumnya baru muncul saat bayi berusia sekitar enam minggu. Hidung bayi yang baru lahir, seluruhnya terdiri dari tulang muda (kartilago), tampak pesek dan lebar. Pipi biasanya datar dan kadang kadang wajah tampak tidak berdagu.


Kulit


Kulit bayi yang baru lahir keriput dan kendur, serta mulai tampak kering dan mengelupas setelah beberapa hari. Tubuh bayi yang baru lahir diselubungi oleh vernix caseosa, suatu bahan berwarna putih dan seperti lilin yang memudahkan gerakan bayi melalui jalan lahir. Mungkin tubuh bayi juga masih memiliki rambut rambut halus di pundak, punggung dan pipi yang disebut lanugo, Rambut halus ini akan menghilang dalam beberapa hari. Untuk beberapa hari pertama, warna kulit biasanya berubah ubah, mulai dari ungu – biru, merah muda sampai abu abu. Bayi keturunan Afrika, Asia atau Mediterrania seringkali mempunyai kulit yang berwarna muda yang kelak akan berganti menjadi lebih gelap. 

Tubuh 


Perut bayi yang baru lahir biasanya besar, dengan pinggul yang kecil dan tubuh yang meringkuk ke dalam. Sisa tali pusat akan terdapat pada tempat dimana tali pusat dipotong dari pusar bayi. Biasanya sisa tali pusat ini akan mengering dan lepas sendiri setelah sepuluh sampai empat belas hari setelah kelahiran. Payudara dan alat kelamin bayi perempuan maupun laki laki bisa membengkak karena adanya hormon dari ibu dan bahkan bayi perempuan akan mengeluarkan sedikit darah dari vaginanya. Pembengkakan ini biasanya menghilang dalam 3 sampai 5 hari. Umumnya bayi akan buang air kecil dan besar dalam 24 jam pertama.

Lengan 

Lengan bayi yang baru lahir biasanya melipat ke atas. Tangannya, biasanya dingin dan mengepal, bisa tampak biru karena belum sempurnanya aliran darah. Pergelangan tangan gemuk dan berlipat lipat, dan kukunya panjang serta tajam.

Tungkai Kaki 

Lutut bayi yang baru lahir biasanya bertekuk dan tungkainya membusur. Seperti tangan, belum sempurnanya peredaran darah menyebabkan jari jari kaki tampak biru. Kaki bayi tampak burik dan datar karena bantalan lemak pada telapaknya